15 Tahun Wanita Ini Berpura-pura Lumpuh Demi Tunjangan Ratusan Juta

Ada-ada saja rupanya cara orang untuk bisa mendapatkan uang. Seperti sebuah kasus di Inggris dimana seorang pria bernama John Pomfrey yang berusia 60 tahun, dibuat terkejut oleh tingkah Istrinya, Christina Pomfrey, yang telah melakukan penipuan kepada dirinya selama 15 tahun. Wanita yang telah berusia 65 tahun itu melakukan penipuan dengan berpura-pura buta dan duduk di kursi roda karena mengaku lumpuh.

Lumpuh


Christina Pomfrey yang berasal dari Runcorn, Cheshire, Inggris, merupakan sosok wanita tua yang berhasil menggunakan dua identitas untuk menjalankan kebohongannya. Aksinya tersebut bahkan direncanakan dengan sangat rapi. Wanita yang berusia lebih dari setengah abad ini sekarang telah menjadi perbincangan publik, terlebih lagi dirinya berhasil menyembunyikan aksinya selama 15 tahun. Wanita itu kini telah dijuluki sebagai nenek penipu oleh para media Inggris

Tindakan penipuannya ini sengaja dia lakukan untuk mengklaim semua tunjangan yang bisa dia dapatkan dari pemerintah. Dirinya telah mendapatkan banyak keuntungan mulai dari bantuan langsung tunai, fasilitas perumahan sampai tunjangan hidup untuk orang cacat.

Pada hari Kamis (16/7/2020) hakim yang mengadili Christina Pomfrey dibuat terkejut saat wanita ini menceritakan bagaimana dia berupaya melakukan kebohongan tentang kondisi fisiknya untuk bisa mengklaim tunjangan sebesar lebih dari 1 juta poundsterling atau setara dengan Rp 18 miliar selama 15 tahun. Dengan jumlah tersebut, Christina diperkirakan mendapat penghasilan sebesar 13 ribu poundsterling atau sekitar Rp 234 juta per bulan tanpa harus bekerja keras. Tunjangan ratusan juta per bulan ini nilainya setara dengan lima kali penghasilan rata-rata warga Inggris yang harus bekerja fulltime setiap bulannya.

Wanita yang dijuluki nenek penipu ini pernah tertangkap kamera CCTV sedang berjalan, membaca Koran, mengemudi dan menjemput cucunya dari sekolah. Dia juga terbukti telah melakukan pembuatan rekening palsu dengan menggunakan data palsu untuk digunakan dalam aksi penipuan. Dia akhirnya diadili dan dijatuhi hukuman penjara selama tiga tahun delapan bulan karena mengaku bersalah atas semua tuduhan penipuan.

Ketika dihadapkan dengan berbagai barang bukti, wanita ini justru mengaku lega akhirnya bisa tertangkap. Christina juga mengatakan telah menyumbangkan sebagian dari hasil penipuannya itu untuk amal dan diberikan kepada mereka yang membutuhkan. Akan tetapi tetap saja dia juga mengakui bahwa hasil penipuannya lebih banyak dia habiskan untuk perawatan kosmetik, liburan dan berbelanja pakaian.

Saat proses pengadilan berjalan di Manchester Minshull Street Crown pada bulan lalu, Hakim Sophie McKone mengatakan jika Christina telah menipu dan mengambil uang rakyat. "Anda terlalu membesar-besarkan kondisi fisik dengan berpura-pura buta dan penyakit Anda sedemikian parah sehingga membutuhkan perawatan yang mahal. Uang ini bukan hak Anda. Lebih dari 15 tahun, Anda mencuri 1 juta poundsterling dari warga. Uang yang seharusnya diberikan kepada orang-orang yang pantas mendapatkannya, uang yang bisa masuk ke sekolah dan rumah sakit," kata Hakim McKone, dilansir dari  media The Sun.

Menurut catatan pengadilan di Inggris pada Desember 2017, Christina sempat bebas. Akan tetapi dia tetap menjalankan aksi penipuannya setelah ditahan dan membayar jaminan. Saat itu juga Dia telah mengaku bersalah dan menyesali perbuatannya. 
Ternyata tidak hanya dirinya saja, putrinya Aimee Brown yang berusia 34 tahun juga ikut ditahan selama 18 bulan, dan ditangguhkan selama dua tahun. Putrinya telah didakwa karena melakukan tindak pencucian uang senilai 80 ribu poundsterling atau sekitar hampir Rp 1,5 miliar.

Sangat menyedihkan tindakan yang sudah dilakukan oleh wanita ini. Selain dia telah menipu suaminya sendiri, Dia juga sudah menipu Negara dan mencuri uang rakyat untuk kepentingan pribadi. Semoga hal ini tidak akan pernah terjadi lagi.
 
 
 
Voyaro

Hanya seorang penulis biasa yang ingin berbagi cerita dan informasi dengan semua orang

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama